Bagaimana jika secangkir kopi tidak hanya menjadi minuman, tetapi menjadi laboratorium tempat ilmu pengetahuan, inovasi, dan budaya bertemu? Tekno Kimia Kopi menghadirkan cara pandang baru terhadap kopi sebagai ruang belajar, riset, dan inovasi yang mempertemukan sains dengan persoalan nyata. Kopi tidak berhenti sebagai komoditas dan minuman, tetapi menjadi living laboratory untuk memahami transformasi mulai dari budidaya, pascapanen, fermentasi, roasting, ekstraksi, hingga pengembangan produk dan pemanfaatan limbah bernilai tambah. Dengan menempatkan kimia sebagai central science, buku ini menghubungkan bioteknologi, teknologi sensor, kecerdasan artifisial, bisnis, ekonomi sirkular, serta kearifan lokal dalam membangun ekosistem inovasi kopi. Tradisi Molong Kopi dan Ritual Ajheru’ Aghung di Kayumas, Situbondo, menunjukkan bahwa kemajuan sains dapat berjalan berdampingan dengan identitas budaya. Buku ini juga memperlihatkan bagaimana kopi dapat menjadi wahana pengembangan riset mahasiswa, kolaborasi Pentahelix, pengembangan produk fungsional, hingga penguatan IKU perguruan tinggi. Sebuah perjalanan yang menunjukkan bahwa di balik secangkir kopi, terdapat peluang besar untuk belajar, berinovasi, dan menciptakan nilai.
Reviews
There are no reviews yet.