Mie Promega: Formulasi Pangan Lokal untuk Produk Pangan Fungsional membahas inovasi formulasi mie dengan memanfaatkan beragam bahan pangan lokal bernilai gizi, seperti sorgum, tepung ayam, kelor, temulawak, kunyit, dan bayam merah. Kombinasi bahan tersebut dirancang untuk menghasilkan produk pangan yang memiliki karakteristik gizi dan fungsional yang lebih beragam sekaligus mendukung diversifikasi pangan. Buku ini menguraikan secara sistematis karakteristik setiap bahan, fungsi bahan dalam formulasi, komposisi Mie Promega, tahapan produksi, hingga karakteristik produk yang dihasilkan. Formulasi Mie Promega juga didukung oleh data kandungan gizi yang mencakup protein, serat pangan, mineral seperti Fe, Ca, dan Zn, serta komponen gizi lainnya. Tidak berhenti pada aspek formulasi dan nilai gizi, buku ini mengulas penerimaan organoleptik, mutu, standardisasi, serta peluang pengembangan Mie Promega sebagai produk pangan bernilai tambah. Data uji organoleptik memberikan gambaran mengenai penerimaan konsumen terhadap warna, rasa, aroma, dan tekstur, sehingga dapat menjadi dasar untuk memahami karakteristik produk sekaligus ruang penyempurnaannya. Pembahasan kemudian diarahkan pada penguatan mutu, efisiensi proses, pengemasan, penyimpanan, dan peluang komersialisasi agar Mie Promega tidak berhenti sebagai formulasi, tetapi memiliki ruang untuk berkembang menjadi produk pangan fungsional yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Melalui pendekatan tersebut, buku ini diharapkan menjadi referensi bagi mahasiswa, akademisi, peneliti, pelaku industri pangan, pengembang produk, serta pihak yang memiliki perhatian terhadap diversifikasi pangan dan pemanfaatan bahan pangan lokal.
Reviews
There are no reviews yet.