Perguruan tinggi yang kuat tidak hanya dibangun oleh kualitas akademik, tetapi juga oleh tata kelola yang mampu memastikan setiap keputusan, sumber daya, dan proses kelembagaan berjalan secara bertanggung jawab. Dalam konteks perguruan tinggi keagamaan di Indonesia, kebutuhan tersebut menjadi semakin penting karena institusi berhadapan dengan tuntutan mutu, akuntabilitas publik, kepatuhan regulasi, kompleksitas pengelolaan keuangan dan aset, perkembangan teknologi, sekaligus tanggung jawab untuk menjaga nilai-nilai keagamaan dalam praktik kelembagaan. Buku Audit Internal Pada Perguruan Tinggi Keagamaan Di Indonesia Teori, Implementasi, Dan Penguatan Tata Kelola hadir untuk membahas audit internal sebagai instrumen strategis yang mampu menghubungkan pengendalian, manajemen risiko, integritas, mutu, dan tata kelola dalam satu kerangka yang utuh. Pembahasan mencakup karakteristik PTKIN, PTKIS, dan PTK lainnya; landasan hukum dan standar audit; kedudukan serta profesionalisme Satuan Pengawasan Internal (SPI); Risk Based Internal Audit; metodologi dan teknik audit; hingga penerapan audit pada bidang akademik, penjaminan mutu, keuangan, BMN, pengadaan, sumber daya manusia, kelembagaan, teknologi informasi, keamanan siber, dan layanan publik. Buku ini juga mengupas pelaporan dan tindak lanjut hasil audit, penguatan kapasitas auditor, budaya anti-fraud, serta kontribusi audit internal terhadap Good University Governance, termasuk pemanfaatan data analytics, continuous auditing, big data, dan kecerdasan artifisial. Dengan pendekatan akademik yang berpijak pada praktik, buku ini tidak sekadar menjelaskan bagaimana audit dilakukan, tetapi memperlihatkan bagaimana fungsi audit internal dapat menjadi kekuatan strategis untuk membaca risiko lebih dini, memperbaiki kelemahan organisasi, menjaga integritas, dan membangun perguruan tinggi keagamaan yang berkualitas, adaptif, kredibel, serta memperoleh kepercayaan masyarakat.
Reviews
There are no reviews yet.